Di sela kesibukan menonton kekalahan Indonesia dalam perebutan tiket final Piala Thomas, para jelata menyempatkan diri untuk berkumpul di lokasi Juminten.
Di tengah kesibukan dan padatnya jadwal, tiada yang paling ditunggu dalam barisan tujuh hari seminggu selain Jumat Malam di kawasan nol kilometer. Dipercayai atau tidak, di sinilah semua penat bisa terkupas, semua masalah seolah tak berbekas, dan semua kegundahan hilang sirna. Kekecewaan mendalam akan kekalahan Tim Thomas Indonesia berganti dengan canda tawa yang ngeselin.
Mengharap kemenangan Indonesia di kala peringatan Kebangkitan Nasional ke-100 tahun ini adalah bagai mengharap pelangi di malam hari.
Eh, memberi judul entry ini dengan ‘menanti pelangi’? Tidak usah bingung, tanyakan pada peserta Juminten minggu ini. Pasti mereka bisa menjawabnya.
Tamu Khusus : Kang Pepeng, dan Kang Lowo. Thank’s Bro.
Juminten
Pasar Klithikan
18 May 2008 01:16:09
hahahaha…..
tepat sekali,…
kadang2 omongan orang gila berasal dari kosmos masa depan,..
jangan2 benar negara ini ga akan pernah bisa bangkit
18 May 2008 01:22:28
Mbak Rita bakal jadi satu fitur Juminten.
18 May 2008 14:17:43
Melihat kondisi bangsa dan negara saat ini (kedengarannya sok banget, xixixi…) terkadang aku menyesal menjadi orang indonesia, menyesal dilahirkan sebagai orang indonesia. Penyesalan yang timbul hanya karena perbuatan segelintir orang diATAS sana. Tapi terkadang penyesalan itu hilang karena perbuatan segelintir orang diBAWAH sini.
Ahh…. Semoga orang-orang yang berjalan dari BAWAH ke ATAS tidak lupa, bahwa dari tempatnya bertolak masih menunggu orang-orang yang berharap semoga ia bisa membawa bangsa ini dari BAWAH ke ATAS, semoga ia tidak lupa bahwa ia ke ATAS untuk bangsa yang sedang di BAWAH ini, bukan untuk dirinya sendiri, bukan untuk tempat yang (mungkin atau bisa jadi) membuatnya lupa bahwa bangsa ini masih diBAWAH
18 May 2008 14:51:59
Wah, ada yang terlewat nih. Emangnya ada gegeran apa habis aku pulang?
18 May 2008 15:17:02
Pelangi di malam hari ?
ternyata ada yang sama dengan namaku.
sama nama beda rupa.
jayuzz
18 May 2008 22:36:49
@Pak Yahya
Itu lho Pak, mbak berjilbab yang duduk di sebelah saya
19 May 2008 11:19:20
rita_caem: kamu pasti punya kekasih hati yang..bla..bla..bla

rita_caem: aku minta kacangnya ya (konek)
jumintei n :rumahnya mana??
rita_caem:disitu ada bendera…(nggak konek)
—————————————————–
antobilang :mau tak beliin makan gak???
rita_caem :(manggut-manggut)
antobilang :setelah makan terus pulang ya
rita_caem :khan belum ada matahari..masih nunggu pelangi
antobilang :wah mbaknya bidadari ya??
funkshit :lho bidadari kok gak ada sayapnya
—————————————————–
yang jelas rita_caem udah juminten bersama cah andong 2x pertemuan
dia punya blog alamatnya di rita.escoret.net & rita.ariprasetyo.com
(^_^)V piss
19 May 2008 14:07:12
semua karena mbak itu…..
19 May 2008 15:40:40
skrinsut!!
20 May 2008 11:41:38
*menanti pelangi putih*
*agak jauh dari rita_caem, takut ditonjok ke pertemuan pertama*
21 May 2008 08:08:36
oohh,.. downline nya funkshit tho??
21 May 2008 15:22:01
@bakulsempak
rita.ariprasetyo.com kok not found . . kamu berbohong ya
22 May 2008 13:22:44
@funkshit

mungkin udah ganti sub domain jadi funkshit.ariprasetyo.com
7 June 2008 05:19:33
[…] main fisik tentu saja, karena perempuan yang menarik itu dinilai dari jiwa dan raga. Cantik badan namun seperti Rita tentu saja membuat pria enggan […]
9 June 2008 12:25:28
HAJISENG..!!!!
aku ada fotonya lho….
*skrinsut menyusul*